Buku islam : Etika di Masjid

August 15, 2009 at 4:27 am | Posted in Akhlak dan Etika | Leave a comment
Tags: , , , ,

Judul Buku : Etika di Masjid

Pengarang  : Fuad Abdul Aziz Asy-Syalhub

Masjid adalah rumah Allah, rumah dan tempat paling suci di muka bumi. Tempat segenap umat Islam melakukan ibadah dan kebaikan. Tempat yang paling dicintai Allah, tempat tujuan orang-orang shalih.

Karena begitu penting dan mulianya masjid, Islam mengatur dengan detil bagaimana seorang muslim ketika berada di masjid. Bagaimana etika berjalan menuju masjid. Pakaian apa yang sunnah dikenakan saat pergi ke masjid. Apa doa ketika masuk dan keluar masjid. Aktifitas apa saja yang boleh dilakukan di masjid. Apa saja yang dianjurkan dan disunnahkan, lalu hal-hal apa saja yang dilarang ketika berada di masjid.

Buku ini adalah salah satu upaya untuk menghidup-hidupkan sunnah (tuntunan) Nabi Muhammad SAW yang kini banyak ditinggalkan umat, khususnya dalam masalah etika di masjid. Mari kita amalkan sunnah ini dan kita dakwahkan!

Tebal            : 102 halaman

Harga           : Rp. 6.000,00 (Buku Cetak)

Rp. 3.000,00 ( versi ebook)

Buku Islam : Etika Tidur

August 14, 2009 at 11:21 pm | Posted in Akhlak dan Etika | Leave a comment
Tags: , , , ,

Judul Buku : Etika Tidur

Pengarang  : Fuad Abdul Aziz Asy-Syalhub

Jangan anggap enteng urusan tidur. Sebab sekitar 1/3 hidup kita atau 8 jam adalah untuk tidur. Karena menghabiskan 1/3 usia kita, maka tidur mendapatkan perhatian yang amat serius dalam Islam.

Bila kita ngantuk lalu tidur begitu saja, tanpa memperhatikan etika dan adab tidur dalam Islam berarti secara percuma kita telah membuang 1/3  usia kita. Padahal belum tentu 2/3 waktu kita saat terjaga, bisa kita maksimalkan dalam ketaatan kepada Allah. Sementara kita tahu, hidup adalah untuk ibadah kepada Allah Ta’ala, dalam pengertiannya yang luas.

Apa saja yang harus kita lakukan sebelum tidur? Apa kiatnya agar tidur kita yang sekaligus menjadi saat beristirahat itu, menjadi waktu terpanjang kita dalam beribadah kepada Allah? Apa doa-doa yang sunnah dibaca sebelum tidur? Seperti apa tidur yang diajarkan Nabi saw? Apa  manfaat  tidur -dari segi fisik dan kesehatan- yang mengikuti adab Islam? Bagaimana jika bermimpi buruk? Temukan jawabannya di dalam buku mungil ini.

Buku ini adalah salah satu upaya untuk menghidup-hidupkan sunnah (tuntunan) Nabi Muhammad SAW yang kini banyak ditinggalkan umat, khususnya dalam masalah etika tidur. Mari kita amalkan sunnah ini dan kita dakwahkan!

Tebal            : 86 halaman

Harga           : Rp. 4.200,00 (Buku Cetak)

Rp. 2.100,00 ( versi ebook)

Buku Islam : Etika Salam

August 12, 2009 at 2:58 pm | Posted in Akhlak dan Etika | Leave a comment
Tags: , , ,

Image and video hosting by TinyPicJudul Buku : Etika Salam

Pengarang  : Fuad Abdul Aziz Asy-Syalhub

Hak seorang muslim yang bertemu dengan kita adalah mendapatkan salam kita. Salam menjadi sebab umat Islam saling berkasih sayang. Sebagai ungkapan kasih kita, maka ketika diberi salam dan penghormatan, kita disunnahkan untuk memberi salam dan penghormatan yang lebih baik.

Bagaimana lafazh salam menurut tuntunan Nabi saw? Kapan dan kepada siapa anda seyogyanya mengucapkan salam? Bagaimana jika di sana bercampur antara orang-orang Islam dan non muslim? Apa hukum mengucapkan salam, dan hukum menjawabnya? Bolehkah mengucapkan salam kepada wanita? Bagaimana menjawab salam ketika shalat? Kepada siapa salam makruh diucapkan?

Masalah salam adalah masalah ringan, tapi bisa melahirkan pahala besar dan manfaat sosial yang luas. Karenanya, Islam begitu sangat detil dan jelas mengatur masalah salam. Temukan kupasannya yang jelas, singkat dan padat dalam buku mungil ini. Semuanya berdasarkan dalil-dalil shahih dengan pemahaman yang lurus.

Buku ini adalah salah satu upaya untuk  menghidup-hidupkan sunnah (tuntunan) Nabi Muhammad SAW yang kini banyak ditinggalkan umat, khususnya dalam  masalah etika salam. Mari kita amalkansunnah ini  dan kita dakwahkan!

Tebal            : 102 halaman

Harga           : Rp. 6.000,00 (Buku Cetak)

Rp. 3.000,00 ( versi ebook)

Klik disini untuk informasi buku sejenis

Buku Islam : Etika Makan Islami

August 12, 2009 at 4:58 am | Posted in Akhlak dan Etika | Leave a comment
Tags: , ,

Etika Makan Islami

Judul Buku : Etika Makan Islami

Pengarang : Harits bin Zaidan Al-Muza-id

Pemesanan Hubungi :

081332121924
kinesti@gmail.com

Orang mengira kalau etika makan dalam Islam hanya sebatas doa sebelum dan sesudah makan, tidak berlebih-lebihan, tidak berdiri, dan tidak makan dengan tangan kiri. Padahal kenyataannya banyak sekali hal yang diajarkan Nabi saw berkaitan dengan etika makan.

Buku di tangan pembaca ini adalah buku yang merangkum secara ringkas, padat dan menyeluruh etika makan Islami yang diajarkan Rasulullah saw. Membaca buku ini anda akan mendapati betapa luas dan indahnya ajaran Islam. Luas dan indah meskipun “hanya” dalam soal makan, masalah yang dianggap sepele oleh sebagian orang. Hebatnya lagi, pembahasan buku ini didasarkan hanya pada hadis-hadis shahih saja. Jadi, etika makan yang akan anda ketahui dalam buku ini benar-benar diajarkan dan diteladankan Rasulullah saw. Bukan katanya, sebaiknya atau kira-kira.

Buku Islam : Etika Makan Islami

August 12, 2009 at 3:14 am | Posted in Akhlak dan Etika | Leave a comment
Tags: , , ,

Buku Islam : Etika Makan IslamiJudul Buku : Etika Makan Islami

Pengarang  : Harits bin Zaidan Al-Muzaidi

Orang mengira kalau etika makan dalam Islam hanya sebatas doa sebelum dan sesudah makan, tidak berlebih-lebihan, tidak berdiri, dan tidak makan dengan tangan kiri. Padahal kenyataannya banyak sekali hal yang diajarkan Nabi saw berkaitan dengan etika makan.

Buku di tangan pembaca ini adalah buku yang merangkum secara ringkas, padat dan menyeluruh etika makan Islami yang diajarkan Rasulullah saw. Membaca buku ini anda akan mendapati betapa luas dan indahnya ajaran Islam. Luas dan indah meskipun “hanya” dalam soal makan, masalah yang dianggap sepele oleh sebagian orang. Hebatnya lagi, pembahasan buku ini didasarkan hanya pada hadis-hadis shahih saja. Jadi, etika makan yang akan anda ketahui dalam buku ini benar-benar diajarkan dan diteladankan Rasulullah saw. Bukan katanya, sebaiknya atau kira-kira.

Tebal            : 128 halaman

Harga           : Rp. 6.000,00 (Buku Cetak)

Rp. 3.000,00 ( versi ebook)

Buku Renungan Islam : Air Mata Penjara Wanita

August 6, 2009 at 4:13 am | Posted in Akhlak dan Etika, Muslimah, Remaja Islam | Leave a comment
Tags: , , , , , , ,

Air Mata Penjara WanitaJudul Buku : Air Mata Penjara Wanita

Pengarang  : Abdul Aziz Al-Muhaimid

Siapa sangka, muslimah yang dulunya santun dan berselimut malu itu, tiba-tiba berubah ganas dan menjadi penghuni penjara wanita?

Penjara wanita adalah jeruji besi yang membuat semakin lemah makhluk yang sudah lemah. Penjara wanita adalah tembok-tembok jangkung yang mengepung ketidakberdayaan makhluk yang melahirkan’kehidupan’ manusia. Penjara wanita adalah nyanyian kesedihan dan ratapan duka. Penjara wanita adalah tempat banjirnya air mata.

Kisah-kisah pilu dari balik penjara wanita akan membuat siapa saja terperangah. Ah, mungkinkah wanita muslimah yang lembut, menyimpan pesona denga rasa malunya yang tinggi dan bunga kehidupan itu bisa terperosok dalam -maaf- kehidupan gaya setan? Bagaimana mungkin mereka –yang muslimah itu- lalu dengan ganasnya menjadi pembunuh, pecundang, pemabok, penjudi, pencuri, pecandu narkoba, berzina, seks bebas dan penyimpangan-penyimpangan lainnya yang mengantarkan mereka ke penjara?

Di mana kelembutan mereka? Di mana rasa malu mereka? Di mana iman mereka? Bagaimana setan-setan di sekelilingnya membujuk mereka, sehingga mereka takluk menjadi korban? Apa saja senjata manusia-manusia serigala yang menjerumuskan mereka ke lumpur dosa? Tidak adakah peran orang tua, keluarga, dan masyarakat sekitarnya untuk menyelamatkannya?

Kehidupan ini telah memberikan pelajaran yang sangat beragam, kompleks dan sangat berharga. Ternyata, mereka yang menjadi korban tidak saja dari keluarga berantakan, tetapi tak sedikit juga dari keluarga shalih dan terhormat. Bagaimana itu bisa terjadi? Ya, ternyata itu benar-benar bisa terjadi. Buktikan sendiri dengan membaca kisah-kisah nyatanya dalam buku ini. Kisah-kisah yang memilukan dari balik jeruji besi penjara wanita.

Dan, untuk mengobati keperihan hati yang teriris-iris akibat dari penjara wanita yang berlumuran dosa, guyurlah hati anda dengah kisah-kisah puncak ketaatan akibat kerinduan menggapai Surga. Kisah-kisah manusia yang mengabdikan sepanjang hidupnya untuk Rabb-nya. Kisah-kisah yang menumbuhkan optimisme untuk selamat dari Neraka.

Beruntunglah anda, wahai muslimah yang masih terjaga kehormatannya, lalu belajar dari kisah-kisah buku ini. Bacalah! Jadikan ia sebagai pelajaran dan pegangan anda dalam mengarungi kehidupan yang penuh dengan tipu daya ini. Dan Jangan pernah ada keluarga anda mencicipi kehidupan di dalam penjara wanita. Na’udzubillah.

Klik disini untuk buku-buku relevan.

Tebal            : 226 halaman

Harga           : Rp. 23.000,00 (Buku Cetak)

Rp. 11.500 ( versi ebook)

Buku Islam : Etika Berjilbab

August 5, 2009 at 5:57 pm | Posted in Akhlak dan Etika | Leave a comment
Tags: , , , ,

Judul Buku : Etika Berjilbab

Pengarang  :Ummi Mahmud Al-Asymuni
Saat ini, kesadaran wanita muslimah untuk berjilbab semakin menggembirakan. Jilbab seakan menjadi fenomena di setiap lapisan masyarakat, hingga di kalangan selebriti. Pada momen tertentu, kaum muslimah itu bahkan sampai membuat lautan jilbab. Subhanallah!
Saudariku tercinta! Bersyukurlah anda karena bisa selalu komitmen untuk berjilbab. Sempurnakanlah kesyukuran anda dalam berjilbab secara lahiriah itu dengan berjilbab secara batiniah.Maksudnya, seorang muslimah yang berjilbab berarti ia telah komitmen untuk menutupi auratnya secara fisik. Ini adalah sebuah langkah ketaatan yang patut dipuji. Ketaatan muslimah yang berjilbab itu akan semakin sempurna manakala ia juga menjaga aurat batinnya dengan akhlak mulia dan kepatuhan mutlak kepada Allah Ta’ala.

Apalagi saudariku, seseorang itu dilihat dan dinilai dari kepribadiannya. Karena itu muslimah yang sudah sempurna berjilbab, harus mematuhi Rabb-nya, menjaga agamanya, menjadi teladan bagi yang lainnya serta mengajak melalui akhlaknya.
Saudariku yang berjilbab! Agar anda bisa berjilbab lahir batin, agar anda terlihat anggun luar dalam, praktikkanlah panduan praktis buku Etika Berjilbab ini. Insya Allah anda akan merasakan buah dan manisnya berjilbab, buah ketaatan kepada Allah Ta’ala.

Tebal            : 116 halaman

Harga           : Rp. 6.500,00 (Buku Cetak)

Rp. 3.800 ( versi ebook)

Buku Islam : Etika Kepada Suami

August 3, 2009 at 9:49 am | Posted in Akhlak dan Etika, Keluarga Sakinah | Leave a comment
Tags: , , ,

Judul Buku : Etika Kepada Suami

Pengarang  : Shafa’ Jalal

Tebal            : 66 halaman

Harga           : Rp. 5100 (Buku Cetak)

Rp. 2.550 ( versi ebook)

Sebagai wanita, kapankah anda menemukan kesempurnaan dan kebahagiaan diri? Anda tentu merasa sempurna manakala anda sudah menikah dan bisa menjadi istri yang baik sesuai tuntunan Islam. Kebahagiaan anda pun semakin lengkap. Tidak hanya di dunia, tetapi juga di Akhirat insya Allah.

Di tengah banyaknya wanita yang terpuruk karena kegagalan rumah tangganya, insya Allah buku ini akan membantu meraih kesempurnaan dan kebahagiaan yang anda idamkan itu. Selamat membaca!

Akhlak Manusia

July 31, 2009 at 4:05 pm | Posted in Akhlak dan Etika | Leave a comment
Tags:

Dalam surat An-Nisaa ayat 36 Allah SWT berfirman, ”Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.” (QS 4:36).

Ayat di atas secara rinci menjelaskan tentang dua akhlak yang harus dimiliki manusia.

Pertama, akhlak kepada Allah, yaitu untuk beriman dan bertakwa kepada Allah dengan melaksanakan semua perintah-Nya dan menjauhi segala apa yang dilarang-Nya, serta memurnikan keimanannya dengan jalan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Mengenai mempersekutukan Allah (syirik), Allah menegaskan masalah ini dalam firman-Nya, ”Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (QS 4:48).

Kedua, akhlak kepada sesama manusia, yaitu untuk selalu berbuat baik (ihsan).

Berbuat baik, sebagaimana dijelaskan pada ayat di atas, tidak memiliki batasan. Artinya, nilai-nilai ihsan merupakan nilai-nilai yang universal yang tidak terfragmentasikan oleh batasan apa pun, bahkan agama atau musuh sekalipun. Perhatikan firman Allah SWT, ”Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.” (QS 60:8).

Rasulullah pun telah mencontohkan perbuatan baik yang patut untuk diteladani oleh setiap manusia. Dalam suatu hadis beliau menjelaskan, ”Janganlah kamu saling membenci dan janganlah kamu saling mendengki, dan janganlah kamu saling menjatuhkan. Dan, hendaklah kamu menjadi hamba Allah yang bersaudara dan tidak boleh seorang Muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari.” (HR Anas).

Berbuat baik kepada sesama, pada hakikatnya, merupakan wujud dari rasa kasih sayang dan buah dari keimanan yang benar. Tanpa ada dua hal tersebut, maka kebaikan yang tercipta biasanya merupakan kebaikan semu. Firman Allah SWT, ”Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya ke langit. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap sedikit pun.” (QS 14:24-26).

Karenanya, mari kita pupuk keimanan dengan benar agar dapat menciptakan dan menghasilkan buah kebaikan yang dapat dirasakan oleh siapa pun. Ingatlah, pesan Rasulullah SAW bahwa ‘sesungguhnya manusia yang terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi yang lainnya’. Wallahu a’lam bis-shawab. (Mulyana)

Adab Bertetangga

July 31, 2009 at 4:04 pm | Posted in Akhlak dan Etika | Leave a comment
Tags:

Islam memerintahkan umatnya untuk bertetangga secara baik. Bahkan, saking seringnya Jibril mewasiatkan agar bertetangga dengan baik, Rasulullah pernah mengira tetangga termasuk ahli waris. Kata Rasulullah, seperti diriwayatkan oleh Aisyah, ”Jibril selalu mewasiatkan kepadaku tentang tetangga sampai aku menyangka bahwa ia akan mewarisinya.” (HR Bukhari-Muslim).

Namun, ternyata waris atau warisan yang dimaksud Jibril adalah agar umat Islam selalu menjaga hubungan baik dengan sesama tetangga. Bertetangga dengan baik itu, termasuk menyebarkan salam ketika bertemu, menyapa, menanyakan kabarnya, menebar senyum, dan mengirimkan hadiah. Sabda Rasulullah SAW, ”Wahai Abu Dzar, jika engkau memasak sayur maka perbanyaklah airnya dan bagikanlah kepada tetanggamu.” (HR Muslim).

Lihatlah, betapa ringan ajaran Rasulullah, namun dampaknya sangat luar biasa bagi kerukunan dan keharmonisan kita dalam bermasyarakat. Untuk memberi hadiah tidak harus berupa bingkisan mahal, tapi cukup memberi sayur yang sehari-hari kita masak.

Untuk menjaga hubungan baik dengan tetangga, Rasulullah juga memerintahkan untuk saling menenggang perasaan masing-masing. ”Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir,” kata Rasulullah, ”maka hendaknya ia tidak menyakiti tetangganya.” (HR Bukhari).

Suatu kali, seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah tentang seorang wanita yang dikenal rajin melaksanakan shalat, puasa, dan zakat, tapi ia juga sering menyakiti tetangganya dengan lisannya. Rasulullah menegaskan, ”Pantasnya dia di dalam api neraka!”

Kemudian, sahabat itu bertanya lagi mengenai seorang wanita lain yang dikenal sedikit melaksanakan shalat dan puasa, namun sering berinfak dan tidak menyakiti tetangganya dengan lisannya. Jawab Rasulullah, ”Ia pantas masuk surga!” (HR Ahmad).

Seorang wanita bersusah payah melaksanakan shalat wajib, bangun malam, menahan haus dan lapar, serta mengorbankan harta untuk berinfak, namun menjadi mubazir lantaran buruk dalam bertutur sapa dengan tetangganya. Rasulullah bersumpah terhadap orang yang berperilaku demikian, tiga kali, dengan sumpahnya, ”Demi Allah tidak beriman, demi Allah tidak beriman, demi Allah tidak beriman
…!”

Sahabat bertanya, ”Siapa, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, ”Orang yang tetangganya tidak pernah merasa aman dari keburukan perilakunya.” (HR Bukhari).

Suatu kali, Aisyah pernah bingung mengenai siapa di antara tentangganya yang harus diutamakan. Lalu, ia bertanya kepada Rasulullah, ”Ya Rasulullah, saya mempunyai dua orang tetangga, kepada siapakah aku harus memberikan hadiah?” Beliau bersabda, ”Kepada yang paling dekat rumahnya.” (HR Bukhari).

Rasulullah menjadikan akhlak kepada tetangga sebagai acuan penilaian kebaikan seseorang. Kata beliau, ”Sebaik-baik kawan di sisi Allah adalah yang paling baik (budi pekertinya) terhadap kawannya, sebaik-baik tetangga adalah yang paling baik kepada tetangganya.” (HR Tirmidzi). (Didik Hariyanto)

« Previous PageNext Page »

Blog at WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries and comments feeds.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.